kali ini aku nggak tahu kepada siapa aku bisa cerita tentang ini. orang tua? kayaknya mereka udah bosen sama ceritaku tentang hal itu. adek? aku lebih suka dia tahu tentang yang sebelumnya. best friend? kita udah nggak sedeket waktu SMA dulu. temen kuliah? parah kalo sampe cerita ke mereka. bisa jadi aku kehilangan teman-teman selucu mereka. jadi, biarkan aku simpan sendiri aja cerita tentang ini. tapi sebenernya aku pengen ngeluarin uneg-unegku tentang orang yang ada dalam cerita itu.
ahh.. aku tahu.. satu-satunya yang selalu mendengar ceritaku. Allah, Tuhanku. ya, aku akan cerita padanya. Dia pasti memberi solusi terbaik untukku, untuk ceritaku, untuk akhir dari cerita itu. semoga semuanya segera berakhir. cerita itu, semoga berakhir bahagia, apapun akhirnya. :)
No comments:
Post a Comment