Sunday, April 15, 2012

what's your favorite?

apa kesukaanmu?

membahas sesuatu yang menjadi kesukaan kita itu selalu menjadi hal yang menyenangkan, apalagi kalau sesuatu yang kita suka itu ada di dekat kita. :)

kesukaan itu banyak. ada yang suka makanan, suka artis, suka sama lawan jenis, suka boneka, suka bayi, suka mobil, yaaah banyak deh yang namanya kesukaan. kayak aku ini, aku sukaaaa banget sama yang namanya anak kecil, mulai dari yang bayi baru berapa hari sampe yang udah TK mau masuk SD. muwesti kalo ngelihat makhluk jenis kayak gitu, apalagi yang pipinya tembem, idungnya pesek, matanya lebar, mulutnya mungil, senyumnya manis, kalo udah bisa ngomong, ngomongnya cadel, waah bisa dipastikan aku histeris ngeliatnya, atau kalo masih bisa ditahan *ngempet sekuat tenaga* aku teriak dalam hati sambil ngeliatin makhluk mungil itu kayak "tatapan hangat" doraemon ngeliat nobita mau berusaha dengan tangannya sendiri (serial film doraemon, nobita, dan dinosaurus). hemm.. sepertinya semua orang kalo ketemu sama kesukaannya akan selalu seperti itu ya.. *terutama cewek*
ada juga ekspresi lain yang biasanya terlihat di adekku yang sukaaaaaa buanget sama makanan yang namanya nasi goreng. nih ya, meskipun dia udah tidur pulas bin nyenyak senyenyak-nyenyaknya, kalo denger kata nasi goreng, dia pasti langsung bangun dan makan nasi goreng itu, terus tidur lagi, dan besoknya dia lupa kalo semalem dia makan nasi goreng, dan bilang "kenapa aku gak dibangunin kalo ada nasi goreng?" oh man! padahal dia yang makannya paling banyak.. hahaha

pasti menyenangkan kalo apa yang menjadi kesukaan kita itu ada di dekat kita :)

Friday, April 13, 2012

aku merenung tentang waktu

entahlah, apa semua orang merasakan ini, atau hanya aku saja.

aku masih ingat waktu masih SD dulu, seorang guru pelajaran agama (aku lupa, tauhid, akhlaq, fiqih atau tarikh) pernah menerangkan tentang tanda-tanda akhir zaman. salah satunya adalah waktu berjalan sangat cepat, setahun terasa seperti sebulan, sebulan terasa seperti seminggu,dan seminggu terasa seperti sehari.
waktu itu, aku hanya tertawa kecil mendengar penjelasan itu. dalam pikiran anak kecil seperti aku, mana mungkin seminggu terasa seperti sehari?

akhir-akhir ini, aku teringat kembali penjelasan guruku itu. hari demi hari terasa begitu cepat bagiku, terlalu cepat, hingga ketika aku memikirkan tentang hal ini begitu keras, berusaha menghentikan laju waktu yang berlari cepat, kepalaku terasa begitu berat dan pusing. terasa begitu cepat, entahlah, tapi benar-benar cepat. aku merasa baru saja kemarin hari jumat, tapi sekarang sudah hari jumat lagi dan menjelang sabtu. aku merenung, sudah sedekat ini kah akhir zaman?

jujur saja Allah, aku masih takut. aku masih takut jika aku harus mati. aku masih takut untuk mempertanggungjawabkan semua yang telah aku lakukan selama waktuku di sini. memang benar, inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil 'alamin. sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hannya untuk Allah Tuhan semesta alam. tapi tetap saja, ngeri bagiku membayangkan dan memikirkan matiku. (kata-kata ini pernah diucap oleh almarhumah guruku ketika aku duduk di kelas 6 SD, yang kurang lebih setahun kemudian beliau pergi menghadap Allah)
Rabb, ampuni semua dosaku, sebelum habis waktuku memohon ampun padaMu. aamiin