Saturday, February 26, 2011
cinta A - Z (part1)
cinta adalah Bunga yang bermekaran di hati
cinta adalah Cinta itu sendiri
cinta adalah Derasnya hujan yang mengguyur keringnya hati
cinta adalah Eloknya fajar pagi
cinta adalah Fatamorgana yang indah
cinta adalah Goresan pena yang mengungkapkan bahagia
cinta adalah Hijaunya padang rumput bagi para kuda
cinta adalah Indahnya pelangi melukisi kanvas langit biru
cinta adalah Jamuan yang paling nikmat
cinta adalah Kilau cahaya berlian yang terjaga
cinta adalah Lautan madu yang menggiurkan
cinta adalah Mutiara indah dalam kokohnya kerang hati
Monday, February 21, 2011
Dalam Pengharapan by: Renungan N Kisah Inspiratif
Tak terasa tiba di penghujung tahun
Setahun berlalu penuh aral tajam menerjang
Memporak porandakan bangunan hati ku
Lihat aku Rabb..
Begitu banyak dosa yang ku perbuat
Begitu sering ku mengabaikan Mu
Dalam setiap hela nafas ku
Dalam setiap detak jantung ku
Semestinya Engkau selalu ada
Tapi apa Rabb..
Kerap ku duakan Engkau
Mengemis kasih pada mahluk Mu
Walau tak sedikitpun dia melihat pada ku
Tak henti juga aku berharap akan tumbuhnya kasih
Rabb..
Hanya cinta Mu yang tak berbatas
Melingkupi hati setiap mahluk Mu
Dengan segala kemahaan Mu
Engkau hidupkan jiwa-jiwa pencinta
Aku tahu Rabb..
Engkau tak butuh penghambaan ku
Engkau tak butuh pengakuan ku
Engkau tak butuh itu semua
Tapi akulah yang membutuhkan Mu
Rabb lihat hati ku
Ingin ku tunduk hanya pada Mu
Bercengkrama di pertengahan malam ku
Bersujud di gelaran sajadah kumal ku
Bergumul dengan doa dan pengharapan
Rabb..
Dengan kasih dan sayang Mu
Tunjukkan pada ku dimana pelita kecil ku
>>>*<<<
dipenghujung tahun 1431 H
Sunday, February 6, 2011
kamu dan kepingan kisahku
kamu mengingatkanku pada seseorang.. ah~ bukan seseorang, melainkan beberapa orang yang ku kenal yang pernah mewarnai hari-hariku. semua itu tak akan terjadi seandainya kamu tidak meminta nomor telepon genggamku. pertama, kamu mengirim pesan singkat, yang kemudian berlanjut hingga kata-kata “jelek” dari pesanmu menjadi sangat kurindukan. apa yang kamu lakukan itu mengingatkan aku pada seorang teman terbaikku ketika aku masih duduk di bangku sekolah menengah atas. ketika itu, aku kagum padanya, dan sekarang ini aku mengagumimu.
hal kedua adalah namamu. walau sedikit berbeda, namun namamu itu mengingatkanku kepada orang yang pernah aku sukai di masa SMA dan masa kanak-kanakku. di masa SMA ku, aku jatuh cinta kepada seseorang dengan nama yang sama denganmu karena kebaikan hatinya dan keikhlasannya membantuku ketika aku berada dalam kesulitan. sedangkan di masa kanak-kanak ku, seorang anak dengan nama yang sama menjadi seorang pangeran bagiku yang selalu memujiku. begitu juga halnya denganmu yang aku cintai dan selalu ikhlas mengingatkanku untuk berbuat kebaikan.
dan yang terakhir adalah bahasamu. bahasa di setiap kata-kata bijak dan panjatan doa yang kamu tuliskan di pesan singkatmu, di akun jejaring sosialmu. mengingatkan aku pada seorang mantan kekasih yang pernah memenangkan hatiku dan menerbangkan anganku. begitu sarat makna dan filosofis.
ah, ada satu lagi ternyata, caramu yang dengan tiba-tiba berubah menjadi sosok yang tidak ku kenali sebelumnya. entah apa sebabnya kamu berhenti mengirimiku pesan singkat itu. kamu seakan-akan menyadari sesuatu yang akan terjadi dan menghentikan semuanya. ketika aku mulai berangan akan kebahagiaan, bermimpi tentang kita, sosokmu yang akrab denganku berubah menjadi kamu yang dingin, diam, dan menakutkanku untuk memnghubungimu. entah ada apa denganmu, aku mencoba memahaminya, mungkin karena masalah yang terjadi dalam hidupmu, yang tak pernah mau kamu ceritakan padaku. yang kamu lakukan itu sungguh mengecewakanku, menyakitkan hatiku. kamu melakukan hal yang sama seperti teman terbaikku itu, ia juga berubah menjadi sangat dingin sejak hari kelulusan kami ketika itu. menyeramkan bagiku, dan aku takut untuk menghubunginya lagi. meskipun aku mungkin tahu mengapa dia menjadi sedingin itu padaku.
mereka semua seakan-akan menjadi satu di dalam dirimu. menjadikanmu ibarat paket lengkap dari ketiga orang yang ku ceritakan. namun, tidak ada satupun dari mereka yang memiliki ciri fisik sama persis denganmu. sosokmu berbeda. karena kamu melengkapi kepingan-kepingan kisah yang telah terjadi dalam hidupku dan menyatukannya menjadi dirimu. aku tahu, aku terlalu cepat untuk menyimpulkan tentang apa yang aku rasakan terhadapmu. namun beginilah aku. mudah mencintai, namun sulit untuk melupakan. itulah mengapa aku masih ingat semua kisah yang aku ceritakan tadi secara rinci. mulai dari masa kanak-kanakku hingga kini. aku tidak bisa melupakan hal yang aku anggap berharga dan yang pernah aku anggap berharga. seperti kamu yang sekarang ini sangat berharga untukku. mungkin suatu saat nanti aku masih akan mengingat bahwa aku pernah menuliskan kamu disini sebagai seseorang yang pernah aku anggap berharga.
a wonderful and meaningful poem from my best friend
Hatiku telah tersenyum
Tuk bayangkan mentari kembali
Arahku meruncing tajam
Tuk menuju orang berilmu
Hati resah tanda gelisah
Bidadari cantik belum menyunggingkan senyumnya
Malaikat hati datang dengan tawa
Membuat resahku sedikit sirna
Pasukan biru bersiap siaga
2 Komandan memulai pertandingan
1/4 Putaran pasukan biru terduduk lelah
Membuat resahku hilang tak terusik
Tapi ku lihat 2 Malaikat kecil membawa awan gelap
Awan yang tak ingin ku tahu menutupi bidadariku
Diriku lemah dan tak berkutik
Awan hitamlah penyebab kau tak tersenyum pagi itu
Ku ikut rombongan menuju tempatmu tinggal
Berharap bidadariku yang seperti biasa
Tak lelah kupanjatkan do'a
Hati beruntung kau tak banyak luka
Masih bisa kau suguhkan senyum padaku
Walau kau bidadariku tak tahu apa inginku
Ku hanya sedih tak mengharap
Mengapa bidadariku begitu malang
Tersandung batu yang sangat mengganggu
Di saat diriku terlalu mengharap senyummu
Tapi senyum manismu t'lah menjadi obat rinduku
Inginku memberi kabar tentang hatiku
tak enak hati yang masih melihatmu
Meneteskan air mata di pipi manismu
Kuatkan dirimu walau kau ragu
Aku hanya bisa membantumu melalui kata
Senyum bidadariku segeralah tiba
Aku di sini akan menantimu walau terluka