Tuhan, aku tak se-pandai mereka
aku juga tidak bekerja lebih keras dari mereka
aku sangat jarang tidur larut malam untuk belajar seperti mereka
tapi Tuhan, aku punya impian,
jalanMu telah Kau buka untuk impianku itu
aku pun telah berusaha meniti jalan itu
walau tertatih karena tak biasa seperti mereka
walau sederhana karena tak hebat seperti mereka
walau menyaingi mereka selama ini begitu berat
tapi Tuhan, bukankah Engkau akan bersama orang-orang yang memperjuangkan mimpinya?
orang-orang biasa sepertiku ini? bisakah aku menggenggam mimpiku, Tuhan?
bukan aku tak percaya akan kuasaMu
namun aku tak percaya pada keadaanku
aku selalu percaya takdirku Engkau yang tentukan
segala usaha yang diperlukan untuk mimpi itu telah kulakukan
segala jalan telah kucoba
kini hanya TanganMu lah yang dapat membawaku ke sana
bawa aku mewujudkan mimpiku, Tuhan
aku bukanlah aku tanpaMu
Monday, December 31, 2012
Monday, December 17, 2012
thanks God, I'm now twenty
Getting older and older. My biggest thanks is for Allah Subhanahu wa Ta'ala for chance to live for this 20 years. People usually make a wish for their birthday, and I want to do the same. God always listen to those who pray, right?
Bismillahirrahmaanirrahiim
Allah, My God, my best wish for this age is going to Germany or Turkey for student exchange on 2013. aamiin..
I hope Allah realize my dream
next big thanks are for my family: Dad, mom, Li'l sister and brother. thank you for morning greetings, all the prayers you all pray for me, all the kisses and hugs, and for every love you give to me.
the last but not least thanks are for all my helpful friends. Thanks for the greetings, the prayers, the time, the laugh, the happiness and sadness that we shared.
but actually, twenty means nothing without him. I miss him.
Bismillahirrahmaanirrahiim
Allah, My God, my best wish for this age is going to Germany or Turkey for student exchange on 2013. aamiin..
I hope Allah realize my dream
next big thanks are for my family: Dad, mom, Li'l sister and brother. thank you for morning greetings, all the prayers you all pray for me, all the kisses and hugs, and for every love you give to me.
the last but not least thanks are for all my helpful friends. Thanks for the greetings, the prayers, the time, the laugh, the happiness and sadness that we shared.
but actually, twenty means nothing without him. I miss him.
Thursday, December 6, 2012
berusaha bersabar dan berpikir positif
pernahkah kamu berusaha bersabar dan berpikir positif ketika menanti balasan pesan dari orang yang kamu sukai? bagaimana rasanya? dag dig dug hatimu kan? terkadang tidak sabar menanti, lama tak ada balasan lalu berpikir, berpikir kenapa dia tak membalas. jika sudah begitu, lebih banyak hal negatif yang muncul dalam pikiran kita. jangan-jangan dia begini, jangan-jangan begitu. meskipun begitu kita masih saja menanti, berusaha memaklumi, berusaha berpikiran yang positif-positif saja meskipun hati semakin gusar. tapi tetap menanti hingga pesanmu berbalas, atau bahkan hingga lelah menanti balasan.
bagaimana dengan balasan dari Tuhanmu? aku yakin kita semua selalu berdoa sehari-harinya, selalu meminta pada Tuhan tentang ini dan itu lalu ditutup dengan kalimat "... kabulkanlah doaku, Ya Allah. amin.." namun tidak banyak dari kita yang bisa bersabar dan berpikir positif bila Tuhan belum membalas doa kita, belum mengabulkannya. bahkan ada pula yang marah pada Tuhannya lalu menjadi beringas, atau berkata Tuhan tidak sayang padanya, atau bahkan sampai bunuh diri saja karena berpikir Tuhan tak peduli karena tak mengabulkan doa. berusaha untuk bersabar dan berpikir positif terhadap rencana-Nya. Tuhan kita, Allah adalah Mahasegalanya. Allah tau yang terbaik untukmu, mengabulkan doamu, menundanya, atau bahkan tidak mengabulkannya, adalah semua yang terbaik untukmu, mungkin saat ini terasa tak adil, namun lihatlah esok, lusa, bertahun kemudian, atau di kehidupanmu yang lain nanti, pemberian dariNya adalah yang kamu butuhkan, bukan inginkan. seharusnya kamu lebih bisa bersabar dan berpikir positif terhadap doa-doamu yang belum terbalas oleh Allah dibanding bersabar dari menanti balasan orang yang kamu sukai. Kamu lebih cinta pada Allah, bukan? :')
*written to remind my self of Allah's love to me
bagaimana dengan balasan dari Tuhanmu? aku yakin kita semua selalu berdoa sehari-harinya, selalu meminta pada Tuhan tentang ini dan itu lalu ditutup dengan kalimat "... kabulkanlah doaku, Ya Allah. amin.." namun tidak banyak dari kita yang bisa bersabar dan berpikir positif bila Tuhan belum membalas doa kita, belum mengabulkannya. bahkan ada pula yang marah pada Tuhannya lalu menjadi beringas, atau berkata Tuhan tidak sayang padanya, atau bahkan sampai bunuh diri saja karena berpikir Tuhan tak peduli karena tak mengabulkan doa. berusaha untuk bersabar dan berpikir positif terhadap rencana-Nya. Tuhan kita, Allah adalah Mahasegalanya. Allah tau yang terbaik untukmu, mengabulkan doamu, menundanya, atau bahkan tidak mengabulkannya, adalah semua yang terbaik untukmu, mungkin saat ini terasa tak adil, namun lihatlah esok, lusa, bertahun kemudian, atau di kehidupanmu yang lain nanti, pemberian dariNya adalah yang kamu butuhkan, bukan inginkan. seharusnya kamu lebih bisa bersabar dan berpikir positif terhadap doa-doamu yang belum terbalas oleh Allah dibanding bersabar dari menanti balasan orang yang kamu sukai. Kamu lebih cinta pada Allah, bukan? :')
*written to remind my self of Allah's love to me
Wednesday, December 5, 2012
intermezzo
(location: Watu Ulo Beach, Jember, Indonesia)
aku hanya tak sengaja mengingatmu diantara deburan ombak di pantai dan butiran pasir yang dihanyutkannya
Friday, November 30, 2012
Belajar Dari Minesweeper
klik.. klik.. klik.. BUUMM...
yaah begitulah suaranya kalo aku udah buka laptop tanpa tujuan dan langsung klik "windows" -> "games" -> "minesweeper". yaa.. minesweeper. salah satu game yang selalu ada di setiap laptop dengan sistem operasi windows berapapun, bahkan sejak jaman komputer masih pentium. pasti kalian yang punya laptop dengan sistem operasi windows sudah nggak asing kan sama game ini? meskipun mungkin ada sebagian yang belum tahu gimana cara mainnya.
tujuan dari permainan ini adalah me-non-aktif-kan bom-bom yang tersembunyi di balik kotak-kotak yang ada di sana. gimana caranya? klik salah satu kotak. jika di sana terdapat angka (5 misalnya), maka ada 5 dari 8 kotak di sekitar angka 5 itu yang berisi bom. kamu harus mencari kotak mana saja yang tidak berisi bom. jika yakin ada kotak yang berisi bom, maka klik-kanan lah kotak itu dan akan muncul bendera untuk menandai nya. jika kamu berhasil menandai semua kotak berisi bom dan membuka semua yang bukan bom, maka kamu menang. jika kamu membuka kotak berisi bom, kamu kalah. tidak jarang kamu akan menemui kekalahan karena kesulitan menentukan kotak berisi bom itu. karena terus penasaran, aku selalu me-replay setiap kali kalah bermain. tidak bosan-bosan bermain meskipun lebih sering kalah. lagi dan lagi. sampai dari sekian puluh kali bermain hanya sekali menang saja, rasanya senang bukan main.
sebuah pelajaran yang bisa diambil dari permainan ini. seharusnya begitulah proses belajar dan berusaha. jika gagal, coba lagi, gagal lagi, coba lagi, lagi dan lagi. selalu bangkit dari kegagalan belajar dan berusaha. kadang ada rasa ingin menyerah, jika begitu, istirahatlah sejenak, tapi jangan terlalu lama, mulailah kembali sebelum rasa malas datang. semangat belajar! :)
yaah begitulah suaranya kalo aku udah buka laptop tanpa tujuan dan langsung klik "windows" -> "games" -> "minesweeper". yaa.. minesweeper. salah satu game yang selalu ada di setiap laptop dengan sistem operasi windows berapapun, bahkan sejak jaman komputer masih pentium. pasti kalian yang punya laptop dengan sistem operasi windows sudah nggak asing kan sama game ini? meskipun mungkin ada sebagian yang belum tahu gimana cara mainnya.
tujuan dari permainan ini adalah me-non-aktif-kan bom-bom yang tersembunyi di balik kotak-kotak yang ada di sana. gimana caranya? klik salah satu kotak. jika di sana terdapat angka (5 misalnya), maka ada 5 dari 8 kotak di sekitar angka 5 itu yang berisi bom. kamu harus mencari kotak mana saja yang tidak berisi bom. jika yakin ada kotak yang berisi bom, maka klik-kanan lah kotak itu dan akan muncul bendera untuk menandai nya. jika kamu berhasil menandai semua kotak berisi bom dan membuka semua yang bukan bom, maka kamu menang. jika kamu membuka kotak berisi bom, kamu kalah. tidak jarang kamu akan menemui kekalahan karena kesulitan menentukan kotak berisi bom itu. karena terus penasaran, aku selalu me-replay setiap kali kalah bermain. tidak bosan-bosan bermain meskipun lebih sering kalah. lagi dan lagi. sampai dari sekian puluh kali bermain hanya sekali menang saja, rasanya senang bukan main.
sebuah pelajaran yang bisa diambil dari permainan ini. seharusnya begitulah proses belajar dan berusaha. jika gagal, coba lagi, gagal lagi, coba lagi, lagi dan lagi. selalu bangkit dari kegagalan belajar dan berusaha. kadang ada rasa ingin menyerah, jika begitu, istirahatlah sejenak, tapi jangan terlalu lama, mulailah kembali sebelum rasa malas datang. semangat belajar! :)
Sunday, November 25, 2012
writers are more than just "cetar membahana"
kemarin, 24 November 2012. pertemuan pertamaku dengan penulis penulis hebat Nasional, Bang Tere Liye dan Mbak Kirana Kejora. Akhirnyaaa.. bisa juga liat wajah-wajah penulis yang terkenal hebat ini (dan setelah bertemu, memang benar-benar orang hebat). kalo mau jujur dikata, aku sendiri belum pernah baca satupun karya mereka. Hafalan Sholat Delisa, Ayahku (bukan) Pembohong, dan lain-lain karya Bang Tere cuma pernah aku lihat film dan bukunya, tapi belum sempat baca. apalagi Elang, Air Mata Terakhir Bunda, dan lain-lain karya Mbak Kirana, maaf ya Mbak, jujur aku belum pernah denger sebelumnya malah. kedua penulis hebat ini sebelumnya hanya aku kenal namanya, santer banget di kalangan teman-teman kuliah, tapi tetep aja belum pernah baca novelnya.
Rasanya sudah tepat sekali dengan ikut "Seminar Motivasi"-nya FFUA yang diadakan di Ruang Kahuripan Perpustakaan Kampus C UA ini. aku jadi bisa bertemu langsung sama mereka. banyak hal yang mereka ceritakan, motivasi, pengalaman, dan suka duka mereka, diceritakan dengan sangat amat baik, aku bahkan nggak punya kosakata yang pas untuk menggambarkan gaya cerita mereka yang lebih dari sekedar "mengagumkan" atau "super sekali" atau "cetar membahana badai" itu. sangat mengena. mengobarkan lagi jiwa dan "aku" yang dulu sering menulis cerpen. mengembalikan semangat yang dulu hilang karena rutinitas kuliah dan praktikum yang melelahkan pikiran.
Kata Bang Tere, "Dari mana harus memulai? Dari apa yang sekarang kamu kuasai" "menulislah karena kamu senang, tidak terpaksa dan tidak dipaksa" "menulis itu tidak untuk dilihat sebanyak apa viewer blog kamu, ada yang comment atau tidak, ada yang Like atau tidak, tapi kembalikan pada niat kamu menulis"
ahh.. kalau begini.. aku mau mulai nge-cerpen lagi deh kayak dulu. nanti, kalo sudah bagus, semoga bisa bertemu lagi dengan mereka sebagai sesama writer :)
Tuesday, October 30, 2012
ini caraku, gimana caramu?
terkadang belajar bisa menjadi hal yang luar biasa membosankan. bahkan di momen-momen ujian sekalipun. tapi aku punya cara sendiri untuk menghilangkan bosan dan ngantuk saat belajar. ini nih caranya...
pasang wmp buat dengerin lagu sih udah biasa.. yang bikin semangat jadi bertambah dan ngantuk jadi berkurang ya image viewer yang ada di sebelah ppt yang mau kamu pelajari. pasang wajah orang yang bisa memotivasi kamu untuk belajar, atau yang membuat kamu mampu mendorong dirimu sendiri untuk jadi lebih baik. :)
SEMANGAT UTS!!! :D
Saturday, September 15, 2012
ketika malaikat kecil terlahir
mungkin bagi yang follow akun jejaring sosial ku sudah pada tau tentang apa yang bakal aku tulis ini.
langsung cuss ke ceritanya aja nih ya :)
malem itu sekitar jam 20.30 WIB, aku lagi tiduran sambil liat drama Jepang judulnya Yamato Nadeshiko Shichi Henge dari laptop tanpa earphone *biasanya kalo loat via laptop aku pake earphone dengan volume suara yang nggak memungkinkan aku denger apapun di sekitarku*. tiba-tiba aku denger suara pagar rumah yang diketuk berkali-kali, oke, karena aku lagi di lantai atas dan orang tua sama adekku yang paling kecil ada di bawah, awalnya aku biarin aja, mungkin sudah ada yang denger dan segera dibukain pintu, ternyata setelah beberapa kali pager diketuk dan terus diketuk tanpa ada suara pintu dibuka, aku turun dan ngebukain pintu *yang ternyata sudah dikunci dan digembok plus lampu sudah dimatikan* and what mede me shock was...
"buu.. tolong buu.. saya mau melahirkan.." suara lirih seorang ibu-ibu yang sudah lemah berdiri pegangan di motor, sedangkan suaminya lari dari samping rumah *rupanya setelah gak ada respon, suaminya pergi gedor-gedor pintu samping*. aku yang kaget denger rintihan si ibu langsung lari ke kamar ortu, tanpa ketuk pintu, langsung buka dan teriak "bu, ada orang mau melahirkan!"
sama kagetnya sama aku, ibu langsung keluar..
perlu diketahui sebelumnya, ibuku adalah seorang bidan, beliau kerja di rumah sakit umum provinsi yang ada di Surabaya. di rumah, ibu buka praktik khusus melayani suntik dan pil KB saja, bukan untuk melahirkan. jadi, di rumah nggak ada persediaan benang jahit dan obat-obatan yang diperlukan untuk proses melahirkan.
Ibuku awalnya sempat menolak permintaan pasangan suami istri itu untuk melahirkan bayinya di rumah kami dan merekomendasikan bidan terdekat yang benar-benar buka praktik, tapi karena desakan si ibu yang bilang "tapi ini bayinya sudah mau lahir, buu.. tolong saya buu.." akhirnya ibuku mau menolong mereka. dengan peralatan seadanya yang hanya disterilkan dengan cara dibakar dengan akohol 70%, tanpa sarung tangan lateks, tanpa obat-obatan dan benang untuk menjahit luka, dan dengan segala kepanikan yang terjadi di rumah karena baru pertama kali ada kejadian kayak gini, ibuku mencoba menyelamatkan dua makhluk ciptaan Allah itu.
nggak lama setelah pembukaan lengkap dan ketuban pecah, aku mulai melihat sesuatu keluar dari rahim si ibu, ternyata itu kepalanya si adek bayi, trus nggak lama tali pusarnya keluar, langsung posisi tali pusarnya dibenerin sama ibu *kalo gak gitu si adek gak bisa napas* trus badannya keluar dan akhirnya seluruh tubuhnya keluar dengan selamat.
Alhamdulillah semua selamat. aku teringat adekku almarhumah Wardah yang meninggal ketika mau dilahirkan. mungkin adek nggak seberuntung adek imut yang baru lahir ini. waktu itu adek wardah meninggal karena tali pusarnya keluar lebih dulu, jadi kecepit sama kepala, jadi gak bisa nafas lah adekku itu sampe meninggal. tapi biar gimanapun juga, Allah lah yang lebih tau tentang takdir manusia. Wallahu a'lamu bish-showab :)
langsung cuss ke ceritanya aja nih ya :)
malem itu sekitar jam 20.30 WIB, aku lagi tiduran sambil liat drama Jepang judulnya Yamato Nadeshiko Shichi Henge dari laptop tanpa earphone *biasanya kalo loat via laptop aku pake earphone dengan volume suara yang nggak memungkinkan aku denger apapun di sekitarku*. tiba-tiba aku denger suara pagar rumah yang diketuk berkali-kali, oke, karena aku lagi di lantai atas dan orang tua sama adekku yang paling kecil ada di bawah, awalnya aku biarin aja, mungkin sudah ada yang denger dan segera dibukain pintu, ternyata setelah beberapa kali pager diketuk dan terus diketuk tanpa ada suara pintu dibuka, aku turun dan ngebukain pintu *yang ternyata sudah dikunci dan digembok plus lampu sudah dimatikan* and what mede me shock was...
"buu.. tolong buu.. saya mau melahirkan.." suara lirih seorang ibu-ibu yang sudah lemah berdiri pegangan di motor, sedangkan suaminya lari dari samping rumah *rupanya setelah gak ada respon, suaminya pergi gedor-gedor pintu samping*. aku yang kaget denger rintihan si ibu langsung lari ke kamar ortu, tanpa ketuk pintu, langsung buka dan teriak "bu, ada orang mau melahirkan!"
sama kagetnya sama aku, ibu langsung keluar..
perlu diketahui sebelumnya, ibuku adalah seorang bidan, beliau kerja di rumah sakit umum provinsi yang ada di Surabaya. di rumah, ibu buka praktik khusus melayani suntik dan pil KB saja, bukan untuk melahirkan. jadi, di rumah nggak ada persediaan benang jahit dan obat-obatan yang diperlukan untuk proses melahirkan.
Ibuku awalnya sempat menolak permintaan pasangan suami istri itu untuk melahirkan bayinya di rumah kami dan merekomendasikan bidan terdekat yang benar-benar buka praktik, tapi karena desakan si ibu yang bilang "tapi ini bayinya sudah mau lahir, buu.. tolong saya buu.." akhirnya ibuku mau menolong mereka. dengan peralatan seadanya yang hanya disterilkan dengan cara dibakar dengan akohol 70%, tanpa sarung tangan lateks, tanpa obat-obatan dan benang untuk menjahit luka, dan dengan segala kepanikan yang terjadi di rumah karena baru pertama kali ada kejadian kayak gini, ibuku mencoba menyelamatkan dua makhluk ciptaan Allah itu.
nggak lama setelah pembukaan lengkap dan ketuban pecah, aku mulai melihat sesuatu keluar dari rahim si ibu, ternyata itu kepalanya si adek bayi, trus nggak lama tali pusarnya keluar, langsung posisi tali pusarnya dibenerin sama ibu *kalo gak gitu si adek gak bisa napas* trus badannya keluar dan akhirnya seluruh tubuhnya keluar dengan selamat.
Alhamdulillah semua selamat. aku teringat adekku almarhumah Wardah yang meninggal ketika mau dilahirkan. mungkin adek nggak seberuntung adek imut yang baru lahir ini. waktu itu adek wardah meninggal karena tali pusarnya keluar lebih dulu, jadi kecepit sama kepala, jadi gak bisa nafas lah adekku itu sampe meninggal. tapi biar gimanapun juga, Allah lah yang lebih tau tentang takdir manusia. Wallahu a'lamu bish-showab :)
semester tanpa quantum satis
ketika quantum satis sudah tidak cukup lagi menggambarkan banyaknya bahan tambahan dalam sebuah obat, ketika itu juga aku merasa tidak ada lagi kata "secukupnya" dalam hidup yang akan aku jalani di semester baru ini. entah dari sudut pandang apa aku melihat, tapi pintu keputusasaan akhir-akhir ini semakin jelas terlihat oleh mataku. selama ini aku hanya mengandalkan diriku dengan "secukupnya saja" untuk apapun yang aku kerjakan. tapi mulai semester ini segalanya tidak cukup hanya dengan "secukupnya saja" aku harus berbuat lebih, aku harus bekerja lebih, aku harus bisa lebih dari ini.
kadang memang ada ragu dalam diri, mampukah aku melewati jalan yang semakin curam dan terjal di semester ini, kadang ada kata terucap "aku menyerah". tapi, coba pikirkan lagi, jika aku menyerah sekarang, maka apa yang sudah aku dapatkan? jika aku berhenti sekarang, maka apa yang bisa aku perbuat? jika aku menyerah, maka apa yang akan bisa aku lakukan kelak? jika aku mengikuti keinginan hati untuk menyerah, lalu jawaban apa yang bisa kuberi untuk kedua orang tua yang telah lelah bekerja untuk bangku kuliahku ini? jika aku berhenti, lalu apa yang ada di pikiran pihak pemberi beasiswa untukku? tidakkah aku mengecewakan diriku sendiri? tidakkah aku mengecewakan orang-orang di sekitarku? tidakkah aku mengecewakan Tuhan yang menciptakan aku dengan semua kelebihanku? berpikirlah dengan jernih. buang kata "secukupnya" seperti kata "quantum satis" yang telah ditinggalkan oleh mata kuliah farmasetika. semuanya harus diperhitungkan dengan teliti, tidak boleh hanya quantum satis untuk mendapatkan sediaan yang bermutu
lalu bisakah aku melakukan lebih dari sekedar quantum satis? Ya, Aku Bisa! :)
Saturday, August 4, 2012
Untukmu
untukmu yang di sana,
terima kasih karena sudah mengajarkanku banyak hal
untukmu yang saat ini mungkin sedang tidur,
terima kasih karena telah meluangkan waktumu yang berharga
untukmu yang ada dalam mimpiku,
terima kasih karena pernah membuatku berani bermimpi
untukmu yang ada dalam hati,
terima kasih atas segalanya yang sekarang sudah berakhir
(pdsa)
~~~
untukmu, Tuhanku,
aku serahkan hati ini agar Kau menyelimutinya dengan kedamaian
untukmu, Tuhanku,
aku berdoa agar semua air mata itu tidaklah sia-sia
untukmu, Tuhanku,
aku berharap engkau sembuhkan penyakit-penyakit hati ini
untukmu, Tuhanku, Yang Maha Tak Berbatas,
Engkau tahu sampai mana batas kekuatanku
untukmu, Tuhanku, Yang Maha Mencintai
liputilah hatiku dengan cintaMu yang tak berbatas
untukmu, Tuhan yang mengabulkan segala pinta
dengar dan kabulkan doa hambaMu ini
amin :)
terima kasih karena sudah mengajarkanku banyak hal
untukmu yang saat ini mungkin sedang tidur,
terima kasih karena telah meluangkan waktumu yang berharga
untukmu yang ada dalam mimpiku,
terima kasih karena pernah membuatku berani bermimpi
untukmu yang ada dalam hati,
terima kasih atas segalanya yang sekarang sudah berakhir
(pdsa)
~~~
untukmu, Tuhanku,
aku serahkan hati ini agar Kau menyelimutinya dengan kedamaian
untukmu, Tuhanku,
aku berdoa agar semua air mata itu tidaklah sia-sia
untukmu, Tuhanku,
aku berharap engkau sembuhkan penyakit-penyakit hati ini
untukmu, Tuhanku, Yang Maha Tak Berbatas,
Engkau tahu sampai mana batas kekuatanku
untukmu, Tuhanku, Yang Maha Mencintai
liputilah hatiku dengan cintaMu yang tak berbatas
untukmu, Tuhan yang mengabulkan segala pinta
dengar dan kabulkan doa hambaMu ini
amin :)
Monday, July 30, 2012
an implicit message of little orphans
ibu: "mer, nanti mampir ke panti asuhan As-Salam ya."
aku: "iya, bu"
akhirnya, setelah beli es degan dan gorengan untuk ta'jil di rumah, mampirlah aku dan ibu ke panti asuhan yang ada di kebraon tengah itu. kebetulan di teras ada anak-anak yang lagi main di situ. waktu ibu masuk, mereka langsung tanpa disuruh salim sama ibu. aku yang gak ikut masuk (karena barang bawaan ibu yang ditaruh motor cukup banyak) terharu melihat pemandangan itu. kemudian ibu menemui pengelola panti dan mengobrol entah apa.
dari sepeda motor yang aku tunggangi, aku melihat anak-anak kecil tadi kembali bermain. mereka cantik-cantik dan ganteng-ganteng. mungkin usia mereka antara empat sampe enam tahunan. yang perempuan semuanya pake dress tanpa lengan dengan berbagai motif dan warna, yang laki-laki pake kaos lengan pendek dan celana se-lutut. semuanya bersih, semuanya ceria. dan aku memandangi mereka sambil tersenyum. mungkin aku kelihatan aneh di mata mereka sehingga mereka yang nggak sengaja melihat aku akhirnya lebih sering melihat ke arahku dengan pandangan aneh. mungkin dalam hati mereka bilang "ini mbak-mbak ngapain senyum-senyum sendiri" tapi aku nggak peduli, aku masih terus memandangi mereka sampai tiba-tiba air mataku menetes.
dalam hatiku, aku sedih melihat mereka, mereka yang dari kecil nggak pernah merasakan manisnya kasih sayang orang tua, atau bahkan ada yang sama sekali nggak tau seperti apa wajah orang tuanya. sementara aku, di usia seperti mereka, bahkan sejak aku dalam kandungan sampe mau berusia 20 tahun di dunia selalu nggak pernah kekurangan kasih sayang dari orang tua.
dari mereka, aku mensyukuri nikmat Allah yang memberiku takdir seperti ini, bisa bercanda bersama orang tua, dibelikan baju, dibelikan mainan, diajak jalan-jalan, bahkan dimarahi orang tua karena kesalahan yang aku perbuat pun jadi sebuah anugerah yang tak bisa tidak disyukuri.
Aku masih jauh lebih beruntung dibanding mereka, tapi kadang rasa syukur itu aku ganti dengan keluhan-keluhan yang mengingkari nikmat-Nya. kadang rasa syukur mereka jauh lebih besar daripada aku yang serba kecukupan kasih sayang ini. Astaghfirullah..
Adik-adik panti yang tadi, terimakasih sudah kembali mengingatkan aku, betapa aku harus lebih banyak bersyukur pada Allah atas semua nikmat yang telah diberiNya :)
aku: "iya, bu"
akhirnya, setelah beli es degan dan gorengan untuk ta'jil di rumah, mampirlah aku dan ibu ke panti asuhan yang ada di kebraon tengah itu. kebetulan di teras ada anak-anak yang lagi main di situ. waktu ibu masuk, mereka langsung tanpa disuruh salim sama ibu. aku yang gak ikut masuk (karena barang bawaan ibu yang ditaruh motor cukup banyak) terharu melihat pemandangan itu. kemudian ibu menemui pengelola panti dan mengobrol entah apa.
dari sepeda motor yang aku tunggangi, aku melihat anak-anak kecil tadi kembali bermain. mereka cantik-cantik dan ganteng-ganteng. mungkin usia mereka antara empat sampe enam tahunan. yang perempuan semuanya pake dress tanpa lengan dengan berbagai motif dan warna, yang laki-laki pake kaos lengan pendek dan celana se-lutut. semuanya bersih, semuanya ceria. dan aku memandangi mereka sambil tersenyum. mungkin aku kelihatan aneh di mata mereka sehingga mereka yang nggak sengaja melihat aku akhirnya lebih sering melihat ke arahku dengan pandangan aneh. mungkin dalam hati mereka bilang "ini mbak-mbak ngapain senyum-senyum sendiri" tapi aku nggak peduli, aku masih terus memandangi mereka sampai tiba-tiba air mataku menetes.
dalam hatiku, aku sedih melihat mereka, mereka yang dari kecil nggak pernah merasakan manisnya kasih sayang orang tua, atau bahkan ada yang sama sekali nggak tau seperti apa wajah orang tuanya. sementara aku, di usia seperti mereka, bahkan sejak aku dalam kandungan sampe mau berusia 20 tahun di dunia selalu nggak pernah kekurangan kasih sayang dari orang tua.
dari mereka, aku mensyukuri nikmat Allah yang memberiku takdir seperti ini, bisa bercanda bersama orang tua, dibelikan baju, dibelikan mainan, diajak jalan-jalan, bahkan dimarahi orang tua karena kesalahan yang aku perbuat pun jadi sebuah anugerah yang tak bisa tidak disyukuri.
Aku masih jauh lebih beruntung dibanding mereka, tapi kadang rasa syukur itu aku ganti dengan keluhan-keluhan yang mengingkari nikmat-Nya. kadang rasa syukur mereka jauh lebih besar daripada aku yang serba kecukupan kasih sayang ini. Astaghfirullah..
Adik-adik panti yang tadi, terimakasih sudah kembali mengingatkan aku, betapa aku harus lebih banyak bersyukur pada Allah atas semua nikmat yang telah diberiNya :)
Sunday, July 29, 2012
playing guitar
sometimes I feel like there's no way to show what I feel
happiness, sadness, worries, and everything I feel
I need something to express my feelings
I met my friend and she inspired me
I want to express my feeling by music
but I can't play any music instrument
I remembered my childhood, the time i wanted to play keyboard
but keyboard is for me too expensive, to buy and to learn
then I remembered my friend, and started to think about guitar
I want to play guitar
I want to learn it
I hope I have enough time to learn playing guitar
then I can express my feelings through it :)
Thursday, July 26, 2012
Lirik dan Chord Dari Hati - Club Eighties
[intro]G D Em C
G Em D D7
G Em D
Andai engkau tahu,
Bm C Em D
bila menjadi aku, sejuta rasa di hati
G Em D
Lama t’lah ku pendam,
Bm C D
tapi akan ku coba mengatakan
[Reff:]
G D Em
Ku ingin kau menjadi milikku,
Bm C
entah bagaimana caranya,
G Am D
lihatah mataku, untuk memintamu
G D Em
Ku ingin jalani bersamamu,
Bm C
coba dengan sepenuh hati,
G Am
ku ingin jujur, apa adanya,
D G D
dari hati
G Em D
Kini engkau tahu
Bm C Em D
aku menginginkanmu, tapi tak’kan ku paksakan
G Em D
Dan ku pastikan
Bm C D
kau belahan hati, bila milikku
[Reff2]
G D Em
Ku ingin kau menjadi milikku
Bm C
entah bagaimana caranya
G Am D
lihatah mataku, untuk memintamu
G D Em
Ku ingin jalani bersamamu
Bm C
coba dengan sepenuh hati
G Am D
ku ingin jujur, apa adanya
Bm C
Menarilah bersama ku
Em D
dengan bntang-bintang
Bm C
Sambutlah diri ku
D
untuk memelukmu
[Reff2]
G D Em
Ku ingin kau menjadi milikku
Bm C
entah bagaimana caranya
G Am D
lihatah mataku, untuk memintamu
G D Em
Ku ingin jalani bersamamu
Bm C
coba dengan sepenuh hati
G Am D
ku ingin jujur, apa adanya
C
dari hati
Bm
dari hati
Am D
dari hati
G
dari hati
--------
why this song? because this song means so much to me :)
G Em D D7
G Em D
Andai engkau tahu,
Bm C Em D
bila menjadi aku, sejuta rasa di hati
G Em D
Lama t’lah ku pendam,
Bm C D
tapi akan ku coba mengatakan
[Reff:]
G D Em
Ku ingin kau menjadi milikku,
Bm C
entah bagaimana caranya,
G Am D
lihatah mataku, untuk memintamu
G D Em
Ku ingin jalani bersamamu,
Bm C
coba dengan sepenuh hati,
G Am
ku ingin jujur, apa adanya,
D G D
dari hati
G Em D
Kini engkau tahu
Bm C Em D
aku menginginkanmu, tapi tak’kan ku paksakan
G Em D
Dan ku pastikan
Bm C D
kau belahan hati, bila milikku
[Reff2]
G D Em
Ku ingin kau menjadi milikku
Bm C
entah bagaimana caranya
G Am D
lihatah mataku, untuk memintamu
G D Em
Ku ingin jalani bersamamu
Bm C
coba dengan sepenuh hati
G Am D
ku ingin jujur, apa adanya
Bm C
Menarilah bersama ku
Em D
dengan bntang-bintang
Bm C
Sambutlah diri ku
D
untuk memelukmu
[Reff2]
G D Em
Ku ingin kau menjadi milikku
Bm C
entah bagaimana caranya
G Am D
lihatah mataku, untuk memintamu
G D Em
Ku ingin jalani bersamamu
Bm C
coba dengan sepenuh hati
G Am D
ku ingin jujur, apa adanya
C
dari hati
Bm
dari hati
Am D
dari hati
G
dari hati
--------
why this song? because this song means so much to me :)
Saturday, July 21, 2012
My Edelweiss, Mewujudkan Liburan yang Tertunda (Part 1)
Edelweiss, bunga yang abadi. sama seperti memori tanggal 9-10 Juli kemarin, kenangan yang abadi.
ahh liburan bersama teman-teman itu nggak bisa enggak, selalu jadi waktu-waktu favorit saya sejak teman-teman waktu SMA menjadikannya agenda rutin tiap tahun. aku bersyukur sama Allah atas quality time yang seperti ini, dan atas semua berkah yang telah diberikan-Nya. kali ini air terjun Madakaripura dan Gunung Bromo.
wacana liburan ke Gunung Bromo, Air Terjun Madakaripura dan Pantai Bentar itu sebenernya udah ada sejak semester tiga kemarin. awalnya, kita sudah dengan indahnya merencanakan mau berangkat berlima waktu liburan semester 3 kemarin, tapi nyatanya, karena masing-masing pada sibuk sendiri-sendiri, batal lah rencana indah kita. tapi kehendak Allah itu memang lebih indah, kita nggak diizinkan pergi berlima, tapi kita harus pergi berbanyak :D jadilah kesepakatan liburan kelas semester ini ke Bromo dan air terjun Madakaripura.
kepagian datang, aku sampe di depan Pinlabs lama jam 6 pas!! 6.00!! and no one there. hahaha sebenernya sudah kuduga se bakalan kayak gitu. tapi ya gimana lagi.. secara aku berangkat naik taksi bareng sama adekku yang lagi MOS (Masa Orientasi Siswa.red) hari pertama di SMAN 5 Surabaya yang masuknya jam 6 pagi, jadilah aku hanya bisa pasrah menanti teman-teman yang baru dateng satu persatu setelah setengah jam elf nya dateng (kurang lebih 45 menit setelah aku dateng), akhirnya setelah semua dateng (yang terakhir dateng Shafira kalo gak salah), kami langsung otomatis membagi diri jadi dua kelompok untuk masing-masing masuk ke elf. aku se-elf sama Iin, Hilal, Ulil, Dani, Afif, Urifa, Nayu, Farmut, Peki, Windy, Chyntia dan Fitri a.k.a tasyong. see, kita-kita yang se-elf ini bukan biangnya rame (oh ya?? I doubt), jadinya yang bikin rame elf kita adalah lagu-lagu dari dvd player yang nancep di langit-langit elf aja, sampe ada (lupa siapa) yang usulin liat film dengan pilihan film: Cars II dan Final Destination 4. Chyntia teriak nggak mau liat final destination, tapi aku, nayu dan nggak tau suaranya siapa lagi yang aku denger, pengennya liat final destination, dan akhirnya diputar lah film naas tersebut. jeng jeng jeeenggg.. (maunya nulis back sound serem tapi gagal --") aku yang sebelumnya nggak pernah ngeliat film se-sadis itu jadi merinding dan nguat-nguatin diri ngeliatnya, kenapa nguat-nguatin diri, karena aku masih tetep aja penasaran meskipun sadisnya nggak karuan.
kepagian datang, aku sampe di depan Pinlabs lama jam 6 pas!! 6.00!! and no one there. hahaha sebenernya sudah kuduga se bakalan kayak gitu. tapi ya gimana lagi.. secara aku berangkat naik taksi bareng sama adekku yang lagi MOS (Masa Orientasi Siswa.red) hari pertama di SMAN 5 Surabaya yang masuknya jam 6 pagi, jadilah aku hanya bisa pasrah menanti teman-teman yang baru dateng satu persatu setelah setengah jam elf nya dateng (kurang lebih 45 menit setelah aku dateng), akhirnya setelah semua dateng (yang terakhir dateng Shafira kalo gak salah), kami langsung otomatis membagi diri jadi dua kelompok untuk masing-masing masuk ke elf. aku se-elf sama Iin, Hilal, Ulil, Dani, Afif, Urifa, Nayu, Farmut, Peki, Windy, Chyntia dan Fitri a.k.a tasyong. see, kita-kita yang se-elf ini bukan biangnya rame (oh ya?? I doubt), jadinya yang bikin rame elf kita adalah lagu-lagu dari dvd player yang nancep di langit-langit elf aja, sampe ada (lupa siapa) yang usulin liat film dengan pilihan film: Cars II dan Final Destination 4. Chyntia teriak nggak mau liat final destination, tapi aku, nayu dan nggak tau suaranya siapa lagi yang aku denger, pengennya liat final destination, dan akhirnya diputar lah film naas tersebut. jeng jeng jeeenggg.. (maunya nulis back sound serem tapi gagal --") aku yang sebelumnya nggak pernah ngeliat film se-sadis itu jadi merinding dan nguat-nguatin diri ngeliatnya, kenapa nguat-nguatin diri, karena aku masih tetep aja penasaran meskipun sadisnya nggak karuan.
setelah entah berapa jam perjalanan, kita sampe di air terjun Madakaripura, lebih tepatnya pintu masuknya seh.. keluar lah kami semua ber-21 dari elf-elf kita, dan setelah nego dan transaksi buat guide yang harus kita sewa demi keselamatan perjalanan (biar gak nyasar) berangkatlah kita ber-22 ke air terjun yang letaknya masih sekitar 1,5 sampe 2 Km dari tempat parkir. "mendaki gunung lewati lembah.. sungai mengalir indah ke samudra.. bersama teman berpetualang.." (OST. Ninja Hatori) yaah.. kurang lebih gitu lah jalan yang harus kita lalui untuk sampai ke sana, turun ke sungai kecil, nyebrangin sungai-sungai kecil, naik-naik batu, merayapi batu-batu besar nan terjal.. di sini, peran tour guide sangat membantu. (teringat liburan SMA di PPLH Trawas) ketika air terjun mulai keliatan bagian atasnya, agak sedikit kecewa karena tampak atasnya, jujur, biasa aja. tapi kita masih terus melanjutkan perjalanan hingga di tengah jalan mulai ada orang menawarkan sewa payung dan jual kresek. katanya sih sebentar lagi kita bakalan basah, dan nggak ada yang bisa selamat sampai air terjun kalo nggak basah kuyup, kalo nggak mau basah ya sewa payung, terus beli kresek kalo nggak mau tasnya basah atau hp (handphone) nya nggak tahan air. akhirnya kita berhenti sejenak untuk beli sejumlah kresek demi menyelamatkan barang bawaan kita, masalah kita bakal basah kuyup, ya emang itu kan yang dicari kalo ke air terjun? nggak basah, nggak seru :D
ternyata bener aja, nggak lama dari jalan itu, kata Subhanallah rasanya nggak cukup buat nggambarin keindahan ciptaan Allah ini, kekecewaan tadi mulai hilang. ada tiga air terjun yang airnya terhalang tebing dan akhirnya jatuh kayak hujan ke sungai kecil yang harus kita lewatin untuk sampai ke air terjun utama, dan selama lewat di situ, guess waht? RAINBOW!!!! :D banyak banget pelangi-pelangi kecil di sekitar kaki-kaki kita. sayang, karena bener-bener kayak hujan, jadi kita nggak bisa mengabadikan pelangi-pelangi indah itu *hanya ada dalam ingatan kita* kayak gini nih "hujan abadi" nya
ternyata bener aja, nggak lama dari jalan itu, kata Subhanallah rasanya nggak cukup buat nggambarin keindahan ciptaan Allah ini, kekecewaan tadi mulai hilang. ada tiga air terjun yang airnya terhalang tebing dan akhirnya jatuh kayak hujan ke sungai kecil yang harus kita lewatin untuk sampai ke air terjun utama, dan selama lewat di situ, guess waht? RAINBOW!!!! :D banyak banget pelangi-pelangi kecil di sekitar kaki-kaki kita. sayang, karena bener-bener kayak hujan, jadi kita nggak bisa mengabadikan pelangi-pelangi indah itu *hanya ada dalam ingatan kita* kayak gini nih "hujan abadi" nya
Picture captured by: Windy
setelah berbasah-basahan karena hujan itu, kita harus merayapi tebing yang cukup tinggi, terjal, curam, dan cukup menyeramkan (aku yakin kalo kepeleset dari situ pasti bakal mati seketika). di sini kamu diajari bagaimana cara merayap yang baik *apa seh --"* setelah merayap sambil memeluk tebing ini, masih di atas tebing tapi udah ada area datar yang aman, kita menoleh ke arah air terjun daaaaannn... Subhanallah!!! :') *bahkan waktu nulis ini aku masih merasakan indahnya, nggak cukup dengan 100x kata Subhanallah* jauh beda dari puncak air terjun yang aku liat selama perjalanan tadi. kekecewaanku amat sangat salah tempat. malu rasanya sudah kecewa sama pemandangan ciptaan Allah yang satu ini. dua air terjun dengan ketinggian entah berapa ratus meter ini dikelilingi tebing curam yang penuh batu, membuat percikan-percikan halus airnya membasahi seluruh bagian tebing. akhirnya, kita menuruni tebing untuk sampai ke sungai tempat air jutaan liter itu ditampung. aku sama Chyntia akhirnya sepakat untuk teriak bareng. AAAAaaaaaaaaaaaaaaa...... dilanjutkan tertawa terbahak-bahak.. aahh.. lepaas banget rasanya di situ. hilang wes semua beban. apapun beban itu. yang punya masalah, lupa sama masalahnya, yang lagi galau, hilang galaunya, yang marahan sama pacarnya, hilang pacarnya *eh, enggak ding. hilang marahnya maksudku* sambil menikmati kecintaan kita terhadap Yang Maha Pencipta, kita juga nggak lupa mangungkapkan kecintaan kita sama kelas kita, KECE *kelas C*
"I Love Ce". Captured by Windy
Models: (from left) Dani, Nayu, Chyntia, Ulil
aku yang nggak puas cuma kena percikan air terjunnya aja, akhirnya nggak bisa nahan godaan untuk ikutan nyebur ke sungai bareng sama Iin, Dita, Riki dan Rizal. pengennya se berenang sampe ke bawah air terjun, tapi inget kalo bajuku nggak bakal kering kalo nggak segera keluar dari sungai, keluar lah aku dari sungai (meskipun sadar pada akhirnya bajuku nggak akan kering seperti sedia kala) tapi akhirnya aku ikut foto-fotoan aja. setelah puas bermain air dan berfoto-foto, kita memutuskan untuk segera kembali ke jalan yang benar, eh, maksudnya kembali ke elf, meniti jalan yang sama dengan waktu berangkat tadi, jadi kita sekali lagi harus merayap dan hujan-hujanan. tapi ternyata lapar dan dingin menjadikan kami berhenti di warung yang jual gorengan dan minuman hangat. uwooo meskipun sederhana, tapi rasanya nikmat gak ketulungan kalo lagi laper, basah, dan dingin gini, makannya bareng sama temen-temen lagi. nuikmaatt!! (padahal ya aku gak ikutan makan waktu itu) setelah merasa cukup kenyang, kami melanjutkan perjalanan kembali. aku, Peki, Tasyong, Farmut dan Urifa a.k.a Ucil jalan duluan, memang perjalanan pulang terasa jauh lebih singkat dari berangkatnya, akhirnya kita berlima sampe ke parkiran mobil duluan, sempet foto-foto pake BB-nye Peki (waktu itu kameraku lagi dibawa Windy) sebelum aku menyadari bajuku nggak kering sama sekali dan memutuskan untuk ganti baju. nggak lama kemudian yang lain dateng, kita istirahat sebentar sambil nunggu yang sholat sambil guyonan. menyadari hari sudah semakin siang-menjelang-sore, kita akhirnya naik ke elf dan melanjutkan perjalanan ke Bromo
Ramadhan's Coming!
Ramadhan is coming! :D
Marhaban Yaa Ramadhan
Alhamdulillah, thankful to Allah The All-life :)
Let's race to get more rewards from Allah
Let's increase our faith
It's just a month, don't waste the time :)
Let's fight to get Lailatul Qadr!!
Bismillahirrohmaanirrohiim :)
Tuesday, July 3, 2012
anggap saja
anggap saja kamu tak pernah pulang
anggap saja kamu pergi selama-lamanya
anggap saja aku lupa ingatan
anggap saja begitu
anggap saja kamu pergi selama-lamanya
anggap saja aku lupa ingatan
anggap saja begitu
Thursday, June 28, 2012
Something He Won't Give To Others
I've just asked him to give me something that he won't give to other people. I wonder what it will be. Hoping he will really give me that thing and not forget it. I am really curious of that. Can't wait until he comes back home.
Sunday, June 24, 2012
aku ingin menyerah
tentang aku yang belajar nyetir mobil. hemm.. jujur aja aku nggak pernah takut sama kemungkinan untuk nabrak barang atau benda-benda mati. tapi, aku sebelumnya nggak pernah memperkirakan aku bakal membahayakan nyawa manusia, nyawa anak kecil apalagi. tadi ada anak kecil yang lari ke arah mobilku dari depan. otomatis aku yang baru belajar ini jadi panik, bukannya rem yang tak injek, malah gas. dan anak itu hampir aja ketabrak.
sebelumnya memang sudah pernah aku "mencelakakan" mobil ayahku waktu nyerempet bus kota, tapi aku bener-bener nggak ngerasa trauma sama itu. tapi untuk kali ini, habis membahayakan nyawa adek kecil tadi, rasanya aku trauma. jujur, aku jadi pengen menyerah buat belajar nyetir mobil. aku pengen banget menyerah.
aku amat sangat cinta sama anak-anak kecil, membahayakan nyawa salah satu dari mereka bikin aku merasa takut dan trauma. aku nggak mau membahayakan mereka. :(
Thursday, June 21, 2012
God, I Wish a Rainfall Tonight
just like the day when he left me alone
that day, i wanted to cry hardly
i wanted to get angry
but You sent me a rain
a hard and stormy rain
then You made me feel relieve
You removed all my reasons to cry
and now, God,
i wish You send me another rain
just to make me wipe those reasons
before the tears come falling
i wish You can wipe my tears once again
tears that come because of him
now they are peeking behind my eyes
please, God, send me a rain
Sunday, April 15, 2012
what's your favorite?
apa kesukaanmu?
membahas sesuatu yang menjadi kesukaan kita itu selalu menjadi hal yang menyenangkan, apalagi kalau sesuatu yang kita suka itu ada di dekat kita. :)
kesukaan itu banyak. ada yang suka makanan, suka artis, suka sama lawan jenis, suka boneka, suka bayi, suka mobil, yaaah banyak deh yang namanya kesukaan. kayak aku ini, aku sukaaaa banget sama yang namanya anak kecil, mulai dari yang bayi baru berapa hari sampe yang udah TK mau masuk SD. muwesti kalo ngelihat makhluk jenis kayak gitu, apalagi yang pipinya tembem, idungnya pesek, matanya lebar, mulutnya mungil, senyumnya manis, kalo udah bisa ngomong, ngomongnya cadel, waah bisa dipastikan aku histeris ngeliatnya, atau kalo masih bisa ditahan *ngempet sekuat tenaga* aku teriak dalam hati sambil ngeliatin makhluk mungil itu kayak "tatapan hangat" doraemon ngeliat nobita mau berusaha dengan tangannya sendiri (serial film doraemon, nobita, dan dinosaurus). hemm.. sepertinya semua orang kalo ketemu sama kesukaannya akan selalu seperti itu ya.. *terutama cewek*
ada juga ekspresi lain yang biasanya terlihat di adekku yang sukaaaaaa buanget sama makanan yang namanya nasi goreng. nih ya, meskipun dia udah tidur pulas bin nyenyak senyenyak-nyenyaknya, kalo denger kata nasi goreng, dia pasti langsung bangun dan makan nasi goreng itu, terus tidur lagi, dan besoknya dia lupa kalo semalem dia makan nasi goreng, dan bilang "kenapa aku gak dibangunin kalo ada nasi goreng?" oh man! padahal dia yang makannya paling banyak.. hahaha
pasti menyenangkan kalo apa yang menjadi kesukaan kita itu ada di dekat kita :)
pasti menyenangkan kalo apa yang menjadi kesukaan kita itu ada di dekat kita :)
Friday, April 13, 2012
aku merenung tentang waktu
entahlah, apa semua orang merasakan ini, atau hanya aku saja.
aku masih ingat waktu masih SD dulu, seorang guru pelajaran agama (aku lupa, tauhid, akhlaq, fiqih atau tarikh) pernah menerangkan tentang tanda-tanda akhir zaman. salah satunya adalah waktu berjalan sangat cepat, setahun terasa seperti sebulan, sebulan terasa seperti seminggu,dan seminggu terasa seperti sehari.
waktu itu, aku hanya tertawa kecil mendengar penjelasan itu. dalam pikiran anak kecil seperti aku, mana mungkin seminggu terasa seperti sehari?
akhir-akhir ini, aku teringat kembali penjelasan guruku itu. hari demi hari terasa begitu cepat bagiku, terlalu cepat, hingga ketika aku memikirkan tentang hal ini begitu keras, berusaha menghentikan laju waktu yang berlari cepat, kepalaku terasa begitu berat dan pusing. terasa begitu cepat, entahlah, tapi benar-benar cepat. aku merasa baru saja kemarin hari jumat, tapi sekarang sudah hari jumat lagi dan menjelang sabtu. aku merenung, sudah sedekat ini kah akhir zaman?
jujur saja Allah, aku masih takut. aku masih takut jika aku harus mati. aku masih takut untuk mempertanggungjawabkan semua yang telah aku lakukan selama waktuku di sini. memang benar, inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil 'alamin. sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hannya untuk Allah Tuhan semesta alam. tapi tetap saja, ngeri bagiku membayangkan dan memikirkan matiku. (kata-kata ini pernah diucap oleh almarhumah guruku ketika aku duduk di kelas 6 SD, yang kurang lebih setahun kemudian beliau pergi menghadap Allah)
Rabb, ampuni semua dosaku, sebelum habis waktuku memohon ampun padaMu. aamiin
aku masih ingat waktu masih SD dulu, seorang guru pelajaran agama (aku lupa, tauhid, akhlaq, fiqih atau tarikh) pernah menerangkan tentang tanda-tanda akhir zaman. salah satunya adalah waktu berjalan sangat cepat, setahun terasa seperti sebulan, sebulan terasa seperti seminggu,dan seminggu terasa seperti sehari.
waktu itu, aku hanya tertawa kecil mendengar penjelasan itu. dalam pikiran anak kecil seperti aku, mana mungkin seminggu terasa seperti sehari?
akhir-akhir ini, aku teringat kembali penjelasan guruku itu. hari demi hari terasa begitu cepat bagiku, terlalu cepat, hingga ketika aku memikirkan tentang hal ini begitu keras, berusaha menghentikan laju waktu yang berlari cepat, kepalaku terasa begitu berat dan pusing. terasa begitu cepat, entahlah, tapi benar-benar cepat. aku merasa baru saja kemarin hari jumat, tapi sekarang sudah hari jumat lagi dan menjelang sabtu. aku merenung, sudah sedekat ini kah akhir zaman?
jujur saja Allah, aku masih takut. aku masih takut jika aku harus mati. aku masih takut untuk mempertanggungjawabkan semua yang telah aku lakukan selama waktuku di sini. memang benar, inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil 'alamin. sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hannya untuk Allah Tuhan semesta alam. tapi tetap saja, ngeri bagiku membayangkan dan memikirkan matiku. (kata-kata ini pernah diucap oleh almarhumah guruku ketika aku duduk di kelas 6 SD, yang kurang lebih setahun kemudian beliau pergi menghadap Allah)
Rabb, ampuni semua dosaku, sebelum habis waktuku memohon ampun padaMu. aamiin
Thursday, March 1, 2012
five days of SS
lima hari yang menyenangkan bersamanya.
hari pertama
terlambat setengah jam dari jadwalku, dia udah nunggu. satu setengah jam muter-muter berlalu. hanya aku dan dia, dan suara cerewetnya ngajarin aku.
hari kedua
dimulai tepat waktu, juga berakhir tepat waktu. masih sama, hanya dia dan suara cerewetnya, dan aku mulai merasa nyaman dengan cerewet itu.
hari ketiga
terlambat 5 menit. mulai ada cerita. finally i know his name. sampe rumah, search nama dia di fb, dan ada, tapi gak berani add
hari keempat
cuaca mendung, akhirnya hujan, meskipun berakhir tepat waktu, agak molor juga karena hujan dan gelap. niatnya nungguin ngasi payung tapi ternyata dia tetep kehujanan. lucu kalo lagi kehujanan. hihihi.. berani add fb nya
dua hari libur sebelum hari kelima
fb approved, dia minta nomer hp ku, dan ngasih nomer hp nya. mulai lebih banyak cerita, lebih banyak tawa.
hari kelima
hari terakhir. paling banyak tawa, paling banyak cerita, paling menyenangkan, tapi juga paling menyedihkan. sedih karena tak akan ada lagi dia. tak ada lagi cerewetnya, tak ada lagi ceritanya. juga karena masih merasa belum bisa belajar tanpa dia.
sekarang, sudah tiga hari berlalu sejak hari kelima. aku nggak mau kehilangan orang se-menyenangkan dia. di hari terakhir dia bilang, kalo ada apa-apa sms aku aja gakpapa. oke, selama masih dalam tahap belajar, aku nggak akan sungkan untuk ngerepotin dia. tetaplah jadi teman yang menyenangkan ya.. keep contact, please :)
terimakasih sudah menjadi bagian dari ceritaku, boneka susan. :)
hari pertama
terlambat setengah jam dari jadwalku, dia udah nunggu. satu setengah jam muter-muter berlalu. hanya aku dan dia, dan suara cerewetnya ngajarin aku.
hari kedua
dimulai tepat waktu, juga berakhir tepat waktu. masih sama, hanya dia dan suara cerewetnya, dan aku mulai merasa nyaman dengan cerewet itu.
hari ketiga
terlambat 5 menit. mulai ada cerita. finally i know his name. sampe rumah, search nama dia di fb, dan ada, tapi gak berani add
hari keempat
cuaca mendung, akhirnya hujan, meskipun berakhir tepat waktu, agak molor juga karena hujan dan gelap. niatnya nungguin ngasi payung tapi ternyata dia tetep kehujanan. lucu kalo lagi kehujanan. hihihi.. berani add fb nya
dua hari libur sebelum hari kelima
fb approved, dia minta nomer hp ku, dan ngasih nomer hp nya. mulai lebih banyak cerita, lebih banyak tawa.
hari kelima
hari terakhir. paling banyak tawa, paling banyak cerita, paling menyenangkan, tapi juga paling menyedihkan. sedih karena tak akan ada lagi dia. tak ada lagi cerewetnya, tak ada lagi ceritanya. juga karena masih merasa belum bisa belajar tanpa dia.
sekarang, sudah tiga hari berlalu sejak hari kelima. aku nggak mau kehilangan orang se-menyenangkan dia. di hari terakhir dia bilang, kalo ada apa-apa sms aku aja gakpapa. oke, selama masih dalam tahap belajar, aku nggak akan sungkan untuk ngerepotin dia. tetaplah jadi teman yang menyenangkan ya.. keep contact, please :)
terimakasih sudah menjadi bagian dari ceritaku, boneka susan. :)
Monday, February 27, 2012
curhat
Allah, aku ingin serahkan semua urusan hati ini padaMu. segalanya, semua rasa yang ada, semua rasa yang telah dengan tidak sopan menyusup dalam hati ini. Aku ingin menangis bersimpuh padaMu. Aku ingin meluapkan dan melupakan segalanya. Aku tidak ingin merasakannya sekarang. Aku lelah. Masih banyak hal yang ingin aku lakukan tanpa perasaan itu. setiap pertemuan dan perpisahan adalah takdirMu, maka ku serahkan semua kembali padaMu.
Saturday, January 7, 2012
how far is word far?
pertanyan diatas pernah terbersit dalam pikiranku. sebenarnya seberapa jauh sih kata "jauh" itu? apa sejauh madiun-surabaya? *menyindir seseorang nih* atau, sejauh jarak dunia-akhirat? atau segala sesuatu yang tak terjangkau oleh tangan itu sudah "jauh" hmm.. gimana menurut anda?
aku mau mendeskripsikan kata jauh yang pernah aku rasakan. bagiku, jarak yang terjauh dari sesuatu adalah ketika sesuatu itu sudah pergi selangkah saja dari hati kita. itu adalah jarak terjauh yang bahkan berkilo-kilometer lebih jauh dari jarak antara bumi dan matahari. kenapa begitu? coba bayangkan (atau mungkin ada yang sudah pernah merasakan?) rasanya ketika kita ditinggalkan oleh orang-orang terkasih dalam hidup kita (misalnya ibu, ayah, anak, suami, atau istri) untuk selama-lamanya? apa yang akan terasa? sedih? pasti.. merasa jauh? pasti.. jauh di sini karena kamu merasa tak akan lagi dapat melihat senyum mereka, canda, tawa, bahkan tangis mereka. tapi sadarkah? bahkan hingga puluhan tahun berjalan, mereka tetap ada dalam hatimu. orang-orang terkasih kita tak pernah benar-benar jauh dari kita, kita hanya tak bisa melihatnya lagi, tapi mereka tak pernah selangkah pun pergi dari hati kita. mereka akan tetap selalu dekat dengan kita. benar kan?
berbeda ketika kita memusuhi atau dimusuhi oleh seseorang, disaat itu mereka yang memusuhimu (atau yang kamu musuhi) sudah selangkah menjauh atau bahkan berlari dari hatimu. di saat seperti itu, merasakah kamu jika mereka berada sangat-sangat jauh darimu? padahal mungkin jarak antara kalian hanya sebatas halaman rumah, atau bahkan untuk menyentuhnya saja kamu tak perlu melangkahkan kaki, tapi rasanya jauuuhh sekali. mungkin begitu juga dengan kamu yang pernah merasa patah hati? orang yang kamu kasihi, yang biasa ada di dekatmu, mungkin hingga sekarang ini masih dekat secara fisik, mungkin masih satu sekolah, satu kantor, satu kampus, atau bahkan yang masih satu RW *sedikit curhat*, betapapun dekatnya kamu dengan orang yang kamu sayang, tapi jika dia sudah melangkah selangkah saja menjauh dari hatimu, pasti akan terasa sangat jauh, iya kan?
setidaknya itu yang aku rasakan, ketika ditinggalkan oleh nenek yang sangat aku sayangi, hingga kini aku masih merasa dekat dengannya, meskipun tak bisa tidak, aku sangat merindukannya :)
dan sebaliknya ketika seorang yang menjadi "pangeran" hatiku meninggalkan hatiku tanpa alasan satupun *halah.. mendramatisir deh* meskipun secara fisik kita bisa saja dekat, tapi terasa jaauuuuhh sekali, rasanya sangat tak terjangkau :( ahh sudah-sudah :) semua kejadian dalam hidup adalah pelajaran, iya kan? :D
aku mau mendeskripsikan kata jauh yang pernah aku rasakan. bagiku, jarak yang terjauh dari sesuatu adalah ketika sesuatu itu sudah pergi selangkah saja dari hati kita. itu adalah jarak terjauh yang bahkan berkilo-kilometer lebih jauh dari jarak antara bumi dan matahari. kenapa begitu? coba bayangkan (atau mungkin ada yang sudah pernah merasakan?) rasanya ketika kita ditinggalkan oleh orang-orang terkasih dalam hidup kita (misalnya ibu, ayah, anak, suami, atau istri) untuk selama-lamanya? apa yang akan terasa? sedih? pasti.. merasa jauh? pasti.. jauh di sini karena kamu merasa tak akan lagi dapat melihat senyum mereka, canda, tawa, bahkan tangis mereka. tapi sadarkah? bahkan hingga puluhan tahun berjalan, mereka tetap ada dalam hatimu. orang-orang terkasih kita tak pernah benar-benar jauh dari kita, kita hanya tak bisa melihatnya lagi, tapi mereka tak pernah selangkah pun pergi dari hati kita. mereka akan tetap selalu dekat dengan kita. benar kan?
berbeda ketika kita memusuhi atau dimusuhi oleh seseorang, disaat itu mereka yang memusuhimu (atau yang kamu musuhi) sudah selangkah menjauh atau bahkan berlari dari hatimu. di saat seperti itu, merasakah kamu jika mereka berada sangat-sangat jauh darimu? padahal mungkin jarak antara kalian hanya sebatas halaman rumah, atau bahkan untuk menyentuhnya saja kamu tak perlu melangkahkan kaki, tapi rasanya jauuuhh sekali. mungkin begitu juga dengan kamu yang pernah merasa patah hati? orang yang kamu kasihi, yang biasa ada di dekatmu, mungkin hingga sekarang ini masih dekat secara fisik, mungkin masih satu sekolah, satu kantor, satu kampus, atau bahkan yang masih satu RW *sedikit curhat*, betapapun dekatnya kamu dengan orang yang kamu sayang, tapi jika dia sudah melangkah selangkah saja menjauh dari hatimu, pasti akan terasa sangat jauh, iya kan?
setidaknya itu yang aku rasakan, ketika ditinggalkan oleh nenek yang sangat aku sayangi, hingga kini aku masih merasa dekat dengannya, meskipun tak bisa tidak, aku sangat merindukannya :)
dan sebaliknya ketika seorang yang menjadi "pangeran" hatiku meninggalkan hatiku tanpa alasan satupun *halah.. mendramatisir deh* meskipun secara fisik kita bisa saja dekat, tapi terasa jaauuuuhh sekali, rasanya sangat tak terjangkau :( ahh sudah-sudah :) semua kejadian dalam hidup adalah pelajaran, iya kan? :D
Tuesday, January 3, 2012
to be a good wife
suatu hari di tengah kegalauan hatiku masalah seorang cowok, salah satu temen SMA ku yang baru follow akun twitterku bilang gini ke aku, "kamu itu cantik mer, calon istri yang baik, jadi gak usah galau masalah cowok mer, pasti banyak kok yang antri buat kamu" *kurang-lebihnya gitu kata-katanya* siapa sih yang nggak melayang dibilang kayak gitu sama seorang lawan jenis? jawabannya, aku. setelah dibilang kayak gitu, jujur aja aku bingung harus merespon apa tentang kalimatnya. aku malah berpikir mengenai "sosok calon istri yang baik". apa iya aku sudah jadi calon istri yang baik kayak yang dia bilang?
jadi gini, akhir-akhir ini aku agak ada pikiran tentang itu, sosok calon istri yang baik, menurutku, untuk bisa jadi calon istri yang baik itu harus menguasai tiga hal pokok wajib utama bin fardhu, yaitu
1. masak
kenapa masak? mengingat bahwa kebutuhan dasar manusia salah satunya adalah pangan *dari pelajaran sd bahwa kebutuhan primer adalah sandang, pangan, dan papan* jadi sebagai istri kita wajib bisa masak buat memenuhi hajat hidup kita dan keluarga. aku diingatkan tentang hal yang satu ini ketika pernah dekat sama seorang cowok yang bilang "waduh, lha aku makan apa nanti" ketika aku bilang aku gak bisa masak. dari situ aku langsung berpikir, "iya ya, kalo aku gak bisa masak, lha kalo nikah nanti makan apa?" dari situ aku mulai berniat untuk belajar masak *meskipun sampai detik ini baru niat aja, belum terealisasi*. jadi intinya, aku belum memenuhi syarat pertama ini.
2. ngurus rumah
kegiatan ini adalah yang biasa kita temukan di setiap rumah yang berpenghuni. misalnya nyapu, ngepel, bersih-bersih perabotan, nyuci, setrika, berkebun, dan segala macam yang namanya house work *tolong bedakan dengan home work yang selalu dikasih guru di sekolah* kalo untuk urusan ini sih, sebenernya aku bisa, bisa nyapu, ngepel, nyuci, setrika. sebenernya bisa, tapiiiii... aku rasa ini karena aku yang belum pernah tau rasanya tinggal terpisah dari orang tua, di rumah ada 'mbak' yang selalu setrikain baju, nyapu, ngepel, dan kalo aku nyuci ya pake mesin cuci, jadi aku sampe sekarang merasa belum lihai kalo harus melakukan semua pekerjaan itu sendirian, setiap hari, bertahun-tahun, bahkan sampe mati. astaghfirullah.. padahal aku ini perempuan -_-. jujur, untuk masalah ini, satu0satunya solusi adalah aku harus belajar hidup sendiri, terpisah dari orang tua, dimana aku harus bertanggung jawab sama apa yang aku punya sendiri, tapi sampe detik ini, orang tua belum ngasi ijin aku ngekos karena aku kuliah di tempat yang sama dengan aku tinggal. inti dari semua kata-kata di nomor dua ini adalah aku belum mandiri. jadi, untuk urusan ini aku juga belum memenuhi syarat.
3. manage uang
sering nggak denger berita perceraian karena masalah ekonomi keluarga? atau KDRT (kekerasan dalam rumah tangga.red), bahkan pembunuhan gara-gara masalah yang sama? gara-gara perekonomian dalam rumah tangga yang mungkin mepet karena si istri merasa suami hanya memberi sedikit alias kurang. atau pernah denger tentang pejabat tinggi yang korupsi untuk memberikan sesuatu yang mewah kepada istri dan anak-anaknya? hmm.. kalau kata orang bijak sih, seorang pria bisa sukses karena wanita, tapi juga bisa rusak karena wanita. oke, ada benernya, bisa jadi istri si pejabat dalam kasus ini terlalu menuntut lebih kepada suaminya, sehingga si suami terpaksa korupsi untuk memenuhi kebutuhan si istri. *ah~ kayaknya malah ngelantur deh* udah-udah. jadi, menurutku, masalah manage uang ini memang bukan cuma pekerjaannya akuntan, tapi juga seorang istri. berapapun penghasilan suami harus bisa cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka. di situ lah letak repotnya. maka dari itu, sejak aku duduk di bangku SMP, aku sudah berusaha untuk bisa mengatur uang jajanku semdiri. dulu pas masih SMP, aku minta ayah memberiku uang jajan per minggu, jadi cukup atau enggak, aku nggak boleh minta tambahan dalam seminggu itu, terus lama-lama meningkat hingga akhirnya aku minta uang jajan dikasih per bulan, semuanya berhasil dengan baik sampai beberapa bulan terakhir ini aku merasa selalu kekurangan uang jajan. entahlah, rasanya beberapa bulan terakhir pengeluaranku nggak terkontrol dengan baik. jadi, mulai bulan ini aku harus memperbaiki caraku me-manage uangku lagi.
dari ketiga prasyarat calon istri yang baik di atas, rasanya aku belum memenuhi semuanya deh.. agak heran juga sama temenku yang bilang kayak gitu tadi.. entahlah dia lihat aku dari mananya. tapi yang jelas, i'm on my way to be a good wife :) targetku maksimal lima tahun lagi aku sudah harus bisa menguasai ketiganya. amin :)
jadi gini, akhir-akhir ini aku agak ada pikiran tentang itu, sosok calon istri yang baik, menurutku, untuk bisa jadi calon istri yang baik itu harus menguasai tiga hal pokok wajib utama bin fardhu, yaitu
1. masak
kenapa masak? mengingat bahwa kebutuhan dasar manusia salah satunya adalah pangan *dari pelajaran sd bahwa kebutuhan primer adalah sandang, pangan, dan papan* jadi sebagai istri kita wajib bisa masak buat memenuhi hajat hidup kita dan keluarga. aku diingatkan tentang hal yang satu ini ketika pernah dekat sama seorang cowok yang bilang "waduh, lha aku makan apa nanti" ketika aku bilang aku gak bisa masak. dari situ aku langsung berpikir, "iya ya, kalo aku gak bisa masak, lha kalo nikah nanti makan apa?" dari situ aku mulai berniat untuk belajar masak *meskipun sampai detik ini baru niat aja, belum terealisasi*. jadi intinya, aku belum memenuhi syarat pertama ini.
2. ngurus rumah
kegiatan ini adalah yang biasa kita temukan di setiap rumah yang berpenghuni. misalnya nyapu, ngepel, bersih-bersih perabotan, nyuci, setrika, berkebun, dan segala macam yang namanya house work *tolong bedakan dengan home work yang selalu dikasih guru di sekolah* kalo untuk urusan ini sih, sebenernya aku bisa, bisa nyapu, ngepel, nyuci, setrika. sebenernya bisa, tapiiiii... aku rasa ini karena aku yang belum pernah tau rasanya tinggal terpisah dari orang tua, di rumah ada 'mbak' yang selalu setrikain baju, nyapu, ngepel, dan kalo aku nyuci ya pake mesin cuci, jadi aku sampe sekarang merasa belum lihai kalo harus melakukan semua pekerjaan itu sendirian, setiap hari, bertahun-tahun, bahkan sampe mati. astaghfirullah.. padahal aku ini perempuan -_-. jujur, untuk masalah ini, satu0satunya solusi adalah aku harus belajar hidup sendiri, terpisah dari orang tua, dimana aku harus bertanggung jawab sama apa yang aku punya sendiri, tapi sampe detik ini, orang tua belum ngasi ijin aku ngekos karena aku kuliah di tempat yang sama dengan aku tinggal. inti dari semua kata-kata di nomor dua ini adalah aku belum mandiri. jadi, untuk urusan ini aku juga belum memenuhi syarat.
3. manage uang
sering nggak denger berita perceraian karena masalah ekonomi keluarga? atau KDRT (kekerasan dalam rumah tangga.red), bahkan pembunuhan gara-gara masalah yang sama? gara-gara perekonomian dalam rumah tangga yang mungkin mepet karena si istri merasa suami hanya memberi sedikit alias kurang. atau pernah denger tentang pejabat tinggi yang korupsi untuk memberikan sesuatu yang mewah kepada istri dan anak-anaknya? hmm.. kalau kata orang bijak sih, seorang pria bisa sukses karena wanita, tapi juga bisa rusak karena wanita. oke, ada benernya, bisa jadi istri si pejabat dalam kasus ini terlalu menuntut lebih kepada suaminya, sehingga si suami terpaksa korupsi untuk memenuhi kebutuhan si istri. *ah~ kayaknya malah ngelantur deh* udah-udah. jadi, menurutku, masalah manage uang ini memang bukan cuma pekerjaannya akuntan, tapi juga seorang istri. berapapun penghasilan suami harus bisa cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka. di situ lah letak repotnya. maka dari itu, sejak aku duduk di bangku SMP, aku sudah berusaha untuk bisa mengatur uang jajanku semdiri. dulu pas masih SMP, aku minta ayah memberiku uang jajan per minggu, jadi cukup atau enggak, aku nggak boleh minta tambahan dalam seminggu itu, terus lama-lama meningkat hingga akhirnya aku minta uang jajan dikasih per bulan, semuanya berhasil dengan baik sampai beberapa bulan terakhir ini aku merasa selalu kekurangan uang jajan. entahlah, rasanya beberapa bulan terakhir pengeluaranku nggak terkontrol dengan baik. jadi, mulai bulan ini aku harus memperbaiki caraku me-manage uangku lagi.
dari ketiga prasyarat calon istri yang baik di atas, rasanya aku belum memenuhi semuanya deh.. agak heran juga sama temenku yang bilang kayak gitu tadi.. entahlah dia lihat aku dari mananya. tapi yang jelas, i'm on my way to be a good wife :) targetku maksimal lima tahun lagi aku sudah harus bisa menguasai ketiganya. amin :)
2012, buku, pindah
dear my blog! Happy New Year 2012! hahaha.. it's not too late, right?
oke, ini hari ke tiga dari tahun baru 2012, tahun dimana jaman dulu suku Maya *kalo gak salah* meramalkan bakal terjadi kehancuran dunia alias kiamat, sampe-sampe dibikin sebuah film yang judulnya "2012" yang yaa udah pada tau kan kayak apa kiamat digambarin disitu..
hahaha.. opening postnya kok udah serem-serem gitu ya?? -_-" oke, skip that scary story. :)
new year tahun ini aku bener-bener berdoa agar semua ramalan Suku Maya itu salah semua. amin.. *mengheningkan cipta*
well, mulai dari sebuah buku karya Raditya Dika, blogger konyol yang aku kenal buku pertamanya hasil pinjem dari seorang temen di SMA dan disita sama guru BK gara-gara aku baca pas pondok Romadhon dan sejak saat itu ada anggapan tersendiri kalo itu buku bikin sial. hahaha.. *asli bercanda*
oke, lanjut, belakangan ini bang Dika launching buku barunya yang berjudul "Manusia Setengah Salmon" dan pas aku nulis ini, aku baru aja selesai baca buku itu. kalo di-estimasi, kurang lebih waktu yang aku habisin buat baca buku itu mungkin cuma setengah hari. komentar buat buku itu, buat aku buku itu lengkap, ada sesi lucu ngakak guling-guling kayak orang gila, ada sesi galau akut sampe pengen mati aja, ada sesi so sweet sama mama dan keluarga, ada juga sesi merenungi hidup yang kalo kata bang Dika hidup itu sejatinya adalah selalu berpindah. cukup bagus, hmm.. two thumbs up deh buat bang Dika.
yang aku pengen bilang adalah, buat aku, buku itu punya kekuatan yang hebat. setiap buku yang aku baca, selalu bisa meningkatkan mood menulisku begitu drastis. entahlah, selalu begitu. apapun jenis bukunya, entah itu novel (yang paling sering), komik (yang ini jarang banget), bahkan buku diktat kuliah sekalipun (teramat sangat jarang sekali, mendadak sering pas mau ujian) bisa bikin mood menulisku melonjak. yaa nggak jauh dari yang aku bilang tadi, kali ini mood booster buat nulis-ku lagi meningkat akibat novel terbarunya bang Dika.
pengennya sih disini aku membahas betapa ajaibnya sebuah buku dapat meningkatkan imajinasi seseorang. tapi jadi bingung juga mau berkata-kata apa. intinya, disini aku mengajak kepada semua orang untuk suka membaca. bacalah apaa saja yang kamu suka untuk menimbulkan ide-ide kreatif dalamotak kamu. jujur aja, sebagai seorang calon farmasis, harusnya aku mulai suka membaca buku-buku yang berhubungan dengan dunia farmasi, tapi sampai sekarang, aku kurang suka baca buku-buku kelas berat tentang farmasi, yang aku baca paling-paling yaa buku diktat sama beberapa text book yang jumlahnya masi bisa dihitung jari. tapi kalo disuruh baca novel yang berat *berat secara fisik maupun isi* aku sanggup-sanggup aja. justru dari situ aku menemukan sesuatu yang bener-bener bisa menginspirasiku. contoh novel yang berat isinya adalah novel-novel karya Dan Brown dengan serial kisah Robert Langdon. novel-novel itu misterius banget, mengungkapkan banyak fakta-fakta yang mungkin selama ini hanya dipahami oleh para sejarawan dunia, atau bahkan mereka belum tahu mengenai fakta-fakta ini. fakta-fakta mencengangkan tentang simbologi, Roma, bahkan tentang keagamaan kristen. sebagai pemeluk Islam, aku aja terheran-heran sama ceritanya Dan Brown, apa lagi orang kristiani, bisa jadi mereka dibikin gak percaya Tuhan sama novel-novel ini. hmm.. mungkin suatu saat nanti aku akan mengalami perubahan cita-cita atau jalan hidup karena kebiasaanku yang lebih suka baca novel daripada baca buku-buku atau jurnal tentang keprofesianku, atau bisa jadi kebalikannya, aku malah rajin baca-baca jurnal farmasis, entahlah apa yang akan terjadi di kemudian hari. seperti kata bang Dika, hidup itu sejatinya adalah berpindah, pindah dari satu tempat ke tempat lain, pindah dari sekolah ke kuliah, pindah dari satu hati ke hati lain, pindah dari kuliah ke kerja, pindah dari masa muda ke masa dewasa, bahkan cita-cita juga bisa jadi pindah, dari farmasis ke novelis mungkin? hahaha.. apapun yang terjadi, perpindahan apapun yang kita alami, yang bisa kita lakukan adalah mencoba menikmati setiap detik kehidupan kita, setiap proses, setiap perpindahan. :) selamat hari selasa ^^
oke, ini hari ke tiga dari tahun baru 2012, tahun dimana jaman dulu suku Maya *kalo gak salah* meramalkan bakal terjadi kehancuran dunia alias kiamat, sampe-sampe dibikin sebuah film yang judulnya "2012" yang yaa udah pada tau kan kayak apa kiamat digambarin disitu..
hahaha.. opening postnya kok udah serem-serem gitu ya?? -_-" oke, skip that scary story. :)
new year tahun ini aku bener-bener berdoa agar semua ramalan Suku Maya itu salah semua. amin.. *mengheningkan cipta*
well, mulai dari sebuah buku karya Raditya Dika, blogger konyol yang aku kenal buku pertamanya hasil pinjem dari seorang temen di SMA dan disita sama guru BK gara-gara aku baca pas pondok Romadhon dan sejak saat itu ada anggapan tersendiri kalo itu buku bikin sial. hahaha.. *asli bercanda*
oke, lanjut, belakangan ini bang Dika launching buku barunya yang berjudul "Manusia Setengah Salmon" dan pas aku nulis ini, aku baru aja selesai baca buku itu. kalo di-estimasi, kurang lebih waktu yang aku habisin buat baca buku itu mungkin cuma setengah hari. komentar buat buku itu, buat aku buku itu lengkap, ada sesi lucu ngakak guling-guling kayak orang gila, ada sesi galau akut sampe pengen mati aja, ada sesi so sweet sama mama dan keluarga, ada juga sesi merenungi hidup yang kalo kata bang Dika hidup itu sejatinya adalah selalu berpindah. cukup bagus, hmm.. two thumbs up deh buat bang Dika.
yang aku pengen bilang adalah, buat aku, buku itu punya kekuatan yang hebat. setiap buku yang aku baca, selalu bisa meningkatkan mood menulisku begitu drastis. entahlah, selalu begitu. apapun jenis bukunya, entah itu novel (yang paling sering), komik (yang ini jarang banget), bahkan buku diktat kuliah sekalipun (teramat sangat jarang sekali, mendadak sering pas mau ujian) bisa bikin mood menulisku melonjak. yaa nggak jauh dari yang aku bilang tadi, kali ini mood booster buat nulis-ku lagi meningkat akibat novel terbarunya bang Dika.
pengennya sih disini aku membahas betapa ajaibnya sebuah buku dapat meningkatkan imajinasi seseorang. tapi jadi bingung juga mau berkata-kata apa. intinya, disini aku mengajak kepada semua orang untuk suka membaca. bacalah apaa saja yang kamu suka untuk menimbulkan ide-ide kreatif dalamotak kamu. jujur aja, sebagai seorang calon farmasis, harusnya aku mulai suka membaca buku-buku yang berhubungan dengan dunia farmasi, tapi sampai sekarang, aku kurang suka baca buku-buku kelas berat tentang farmasi, yang aku baca paling-paling yaa buku diktat sama beberapa text book yang jumlahnya masi bisa dihitung jari. tapi kalo disuruh baca novel yang berat *berat secara fisik maupun isi* aku sanggup-sanggup aja. justru dari situ aku menemukan sesuatu yang bener-bener bisa menginspirasiku. contoh novel yang berat isinya adalah novel-novel karya Dan Brown dengan serial kisah Robert Langdon. novel-novel itu misterius banget, mengungkapkan banyak fakta-fakta yang mungkin selama ini hanya dipahami oleh para sejarawan dunia, atau bahkan mereka belum tahu mengenai fakta-fakta ini. fakta-fakta mencengangkan tentang simbologi, Roma, bahkan tentang keagamaan kristen. sebagai pemeluk Islam, aku aja terheran-heran sama ceritanya Dan Brown, apa lagi orang kristiani, bisa jadi mereka dibikin gak percaya Tuhan sama novel-novel ini. hmm.. mungkin suatu saat nanti aku akan mengalami perubahan cita-cita atau jalan hidup karena kebiasaanku yang lebih suka baca novel daripada baca buku-buku atau jurnal tentang keprofesianku, atau bisa jadi kebalikannya, aku malah rajin baca-baca jurnal farmasis, entahlah apa yang akan terjadi di kemudian hari. seperti kata bang Dika, hidup itu sejatinya adalah berpindah, pindah dari satu tempat ke tempat lain, pindah dari sekolah ke kuliah, pindah dari satu hati ke hati lain, pindah dari kuliah ke kerja, pindah dari masa muda ke masa dewasa, bahkan cita-cita juga bisa jadi pindah, dari farmasis ke novelis mungkin? hahaha.. apapun yang terjadi, perpindahan apapun yang kita alami, yang bisa kita lakukan adalah mencoba menikmati setiap detik kehidupan kita, setiap proses, setiap perpindahan. :) selamat hari selasa ^^
Subscribe to:
Posts (Atom)


