entahlah, apa semua orang merasakan ini, atau hanya aku saja.
aku masih ingat waktu masih SD dulu, seorang guru pelajaran agama (aku lupa, tauhid, akhlaq, fiqih atau tarikh) pernah menerangkan tentang tanda-tanda akhir zaman. salah satunya adalah waktu berjalan sangat cepat, setahun terasa seperti sebulan, sebulan terasa seperti seminggu,dan seminggu terasa seperti sehari.
waktu itu, aku hanya tertawa kecil mendengar penjelasan itu. dalam pikiran anak kecil seperti aku, mana mungkin seminggu terasa seperti sehari?
akhir-akhir ini, aku teringat kembali penjelasan guruku itu. hari demi hari terasa begitu cepat bagiku, terlalu cepat, hingga ketika aku memikirkan tentang hal ini begitu keras, berusaha menghentikan laju waktu yang berlari cepat, kepalaku terasa begitu berat dan pusing. terasa begitu cepat, entahlah, tapi benar-benar cepat. aku merasa baru saja kemarin hari jumat, tapi sekarang sudah hari jumat lagi dan menjelang sabtu. aku merenung, sudah sedekat ini kah akhir zaman?
jujur saja Allah, aku masih takut. aku masih takut jika aku harus mati. aku masih takut untuk mempertanggungjawabkan semua yang telah aku lakukan selama waktuku di sini. memang benar, inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil 'alamin. sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hannya untuk Allah Tuhan semesta alam. tapi tetap saja, ngeri bagiku membayangkan dan memikirkan matiku. (kata-kata ini pernah diucap oleh almarhumah guruku ketika aku duduk di kelas 6 SD, yang kurang lebih setahun kemudian beliau pergi menghadap Allah)
Rabb, ampuni semua dosaku, sebelum habis waktuku memohon ampun padaMu. aamiin